
Review : That Winter, The
Wind Blows
Hari ini adalah hari
yang saya tunggu-tunggu. Karena kita tahu, mulai hari ini, 4 November 2013,
mulai pukul 6 petang di stasiun tv
TransTV akan ditayangkan perdana drama korea terbaru yang dibintangi
Song Hye Kyo, That Winter The Wind
Blows. Yang lebih saya tunggu lagi penayangan drama korea ini, adalah Trans TV
dalam hal ini selaku pemegang hak siar, berani memasang Rianty Cartwright, Reza
Rahardian, Kiki Farel, Fitri Tropika, dan Indra Bekti sebagai dubber. Tokoh-tokoh yang selama ini
berada di depan layar, dalam drama ini ditantang mengisi suara.
Oke, langsung masuk
dalam pembahasan episode perdana petang tadi. Apakah pikiran TV lovers sama
dengan pikiran saya atau tidak, That Winter The Wind Blows TransTV, hancur.
Mungkin tidak ada kata lain selain hancur. Saya tidak menilai kehancuran itu
pada sisi ceritanya, tapi dari sisi dubbing
dan penggunaan bahasanya.
Dari sisi dubbing atau pengisian suaranya, antara
gerak mulut dan masuknya suara dari dubber,
telat, dan terkesan dubbernya
mengejar gerak mulut pemeran. Suara khas dari Rianty yang mengisi suara Song
Hye Kyo, terdengar kurang pas dengan karakter Song Hye Kyo. Begitu juga dengan
Reza Rahardian, dkk. Yang membuat drama ini terasa aneh, bahasa yang digunakan adalah
bahasa tidak baku, seperti nggak, ngejar, dan masih banyak lagi. Bagi
saya, drama ini seperti acara” Its Dubbing Time” yang dulu pernah mengudara di
TransTV, yang hanya sebuah acara dubbing
lelucon.
Mengecewakan tentunya
pengemasan pengisian suara dan penggunaan bahasa dalam That Winter The Wind
Blows TransTV, merusak cerita dalam drama tersebut yang sebetulnya sangat
bagus. Semoga kesan-kesan yang saya dapat ini hanya ada pada episode pertama,
dan selanjutnya lebih bagus.
Kejadian lucu dalam Si
Buta dari Lembah Hantu (Indosiar)
Terjadi sebuah scene yang lucu dalam sinetron laga
Indosiar, Si Buta dari Lembah Hantu, pada senin malam, 4 November 2103. Dalam scene tersebut diceritakan, segerombolan
penculik, menculik seorang putri dengan dibungkus kain hitam. Kemudian, Arya,
Si Buta dari Lembah Hantu, menyelamatkannya dari gerombolan penculik tadi. Sang
putripun kemudian membuka pembungkus tubuh hitam dari tubuhnya. Disaat sang putri
sudah aman, Arya kemudian bertarung melawan segerombolan penculik tadi. Dalam
adegan pertarungan antara Arya dan penculik, terlihat sebuah bungkusan hitam
yang pada awalnya merupakan bungkusan tubuh putri. Kita tahu kalau sang putri
sudah selamat dan sudah membuka pembungkus tubuhnya dari penculik, tapi
ditengah-tengah adegan pertarungan, masih terlihat bungkusan tubuh putri.
Bungkusan itu sangat terlihat jelas dan cukup lama. Peristiwa tersebut sontak
membuat saya tertawa dan demikian halnya dengan para pemirsa lainnya yang
melihat scene konyol tersebut. Apakah
karena sinetron stripping yang kejar
tayang hingga kejadian konyol seperti tadi sampai-sampai bisa lolos dan
ditayangkan. Semoga sang editor lain kali bisa jeli dalam mengedit tayangan
yang benar.
1 komentar:
episode kedua juga masih berantakan dubbingnya..
6 November 2013 pukul 15.18Posting Komentar